Rabu, 10 November 2010

MAKALAH GAYA HIDUP REMAJA


BAB I
PENDAHULUAN
a)      Latar Belakang


Pada masa kini cukup mudah untuk megetahui bagaimana mengenai gaya hidup seseorang terutama pada kalangan remaja. Para remaja sangat rawan sekali dalam gaya hidupnya terutama yang mengarah pada gaya hidup bebas, hal ini dikarenakan sifat mereka yang rasa keingintahuannya masih sangat tinggi terhadap hal – hal yang belum mereka ketahui. Sebagai salah satu contoh, yaitu keingintahuan mereka mengenai masalah seksual.
              Rasa ingin tahu yang dimiliki para remaja itu terhadap masalah seksual sangat penting dalam       pembentukan hubungan baru yang lebih matang dengan lawan jenis. Seharusnya pendidikan tentang masalah seksual sudah di berikan sejak dini pada setiap orang agar mereka bisa memilah dan memilih bagaimana seharusnya cara bergaul yang baik dan benar. Sangat di sayangkan pada masa kini banyak sekali remaja yang kurang bahkan tidak mengetahui akan pendidikan seksual, sehingga mereka mudah sekali terjerumus dalam pergaulan yang negatif karena kurangnya wawasan dan informasi yang mereka miliki. Oleh karena itu juga mereka justru akan mencari informasi dari orang lain atau dari sumber – sumber yang tidak jelas sehingga mereka justru akan keliru jika orang yang memberikan informasi itu tidak bisa mereka pahami  atau mengerti.
Ada beberapa hal yang akan di uraikan dalam karya ilmiah ini, dalam gaya hidup bebas yang semakin meluas di kalangan remaja, kami terpanggil untuk menelaah awal mula seseorang itu terjerumus ke dalamnya, lalu apa yang membuat mereka sulit keluar dalam ruang lingkup yang mengerikan itu. Kami berupaya dengan berbagai macam cara untuk menelaah hal – hal tersebut kami melakukan survei terhadap sejumlah orang di kalangan remaja  di sekitar kota cilegon.


b)      Rumusan masalah
1.      Seberapa besar pengetahuan mereka terhadap dampak pergaulan bebas?
Dari survei yang kami lakukan terhadap 30 orang, dapat di simpulkan bahwa hampir 70% remaja yang kami beri angket pertanyaan tentang pergaulan bebas, mereka termasuk orang – orang yang ada dalam ruang lingkup pergaulan bebas. Kami menarik kesimpulan itu berdasarkan jawaban – jawaban yang mereka berikan saat kami beri angket pertanyaan.
2.      Apa saja dampak gaya hidup bebas yang mereka ketahui, meliputi seks bebas, dan penyalahgunaan narkoba?
        Setelah kami telaah, hampir semua orang yang kami survei sebenarnya mengetahui dampak dari pergaulan bebas, mulai dari penyalahgunaan narkoba sampai ke seks bebas. Mereka bebicara bahwa dari gaya hidup yang terlalu bebas dapat berdampak buruk pada psikologi, kesehatan, lingkungan keluarga, dan lingkungan sekitar.
c)      Maksud dan tujuan

Dalam karya ilmiah ini kami bermaksud mengamati pergaulan di kalangan remaja masa kini. Kami memiliki tujuan untuk memberi pengertian yang benar pada kalangan remaja yang sudah salah arti terhadap pergaulan yang selama ini mereka lakukan. Sehingga setelah kami beri pengertian mereka dapat kembali ke jalur pergaulan yang sudah semestinya.

d)     Kerangka teori
-  Pengertian pergaulan bebas
-  Faktor penyebab seseorang berada dalam ruang lingkup pergaulan bebas
-  Dampak akibat pergaulan bebas
-  Solusi yang tepat untuk mengatasi masalah pergaulan bebas





BAB II
PEMBAHASAN
Identifikasi masalah :
Masa remaja adalah masa yang paling berkesan . Di mana masa remaja itu juga proses pencarian jati diri.  Dan di masa remaja juga termasuk kedalam kategori remaja yang banyak terjebak dalam pergaulan bebas .pengertian gaya hidup bebas adalah salah satu bentuk perilaku menyimpang. Hasil penelitian membuktikan bahwa hampir 70% remaja berada di dalam ruang lingkup pergaulan bebas yang akan mengarah kepada penggunaan narkoba dan seks bebaas. Perilaku – perilaku seperti ini  adalah perilaku  negative yang tiidak patut di contoh. Selain itu mempunyai efek kepada masyarakat . Ada beberapa yang factor utama yang menyebabkan seseorang berada dalam ruang lingkup pergaulan bebas, yaitu :
1.      Lingkungan
Seseorang yang berada di  dalam suatu ruang lingkup  yang bersifat  positif maka orang tersebut juga akan mempunyai sifat yang positif begitu pula sebaliknya, jika seseorang berada di ruang lingkup  yang negative maka orang itu juga akan memiliki sifat yang  negative pula . contohnya saja seseorang yang awalnya tidak merokok kini malah menjadi perokok berat ., hal ini di karenakan ruang linklup pergaulan bebas yang negative .

2.      Keluarga
Factor keluarga merupakan salah satu faktor mengapa seseorang kedalam gaya hidup bebas, karna masalah – masalah yang terdapat pada keluarga itulah yang menyebabkan orang tersebut memilih jalur ini .

3.      Ekonomi
Kalangan bawah  yang  hanya memikirkan  secara  materil akan mudah terjerumus kedalam pergaulan bebas. Karena mereka akan melakukan berbagai cara  demi memenuhi kebutuhan sehari – sehari  tanpa dengan mempertimbangkan bahaya serta dampaknya .

Dari ketiga factor yang telah di jelaskan maka dapat di sipulkan bahwa sesorang memiliki peluang yang besar dalam terjerumusnya ke dalam gaya hidup bebas. Tahapan seseorang terjerumus kedalam pergaulan bebas adalah dengan merokok .
Di dalam rokok  terdapat zat adiktif yaitu nikkotin. Peraran nikotin ini adalah membuat pemakai menjadi kecanduan . selain itu kita juga tau bahwa nikotin merupakan salah satu jenis narkoba .



NARKOBA
Definisi narkoba adalah singkatan dari narkotika
Peredaran narkoba kini sudah semakin luas, terlebih lagi dalam penggunaan narkoba juga sudah tak kenal usia . Yang rawan mengkonsumsi narkoba adalah remaja. Karena usia-usia remaja adalah usia dimana rasa keingin tahuan yang tinggi. Selain itu dalam mendapatkan narkoba tidaklah susah. Banyak pengedar narkoba yang ada di sekeliling kita . Contohnya saja teman sebaya .  Narkoba menjadi penghancur masa depan kita. Apakah kita mau menyerahkan masa depan kita kepada narkoba ? yang bahkan dapat membuat kita meninggal dunia yang dikarenakn over dosis dan terkena HIV/AIDS. Narkoba akan memutus semua harapan serta cita – cita kita . gunakanlah masa remaja kita sebaik mungkin , isilah dengan kegiatan bermanfaat misalnya saja pergi dengan orang tua . peranan orang tua dalam hal ini sangatlah penting.Karna sebagai orang tua haruslah dapat ,menjadi teman terbaik bagi anaknnya sendiri . jangan samapai tidak adanya komunikasi dengan anak . karena anak/remaja yang menggunakan narkoba adalah sebuah pelarian dari semua masalah – masalah yang dihadapi . jika pengguna sudah benar-benar merasakan kejenuhan maka pemakai akan menerima tawaran narkoba dari pengedar .Pengedarpun punya triknya sendiri dalam menyebarkan narkoba, yaitu :
1.      Memberikan secara percuma
Pengedan memberikan secara Cuma – Cuma hanya di awal pertemuan, untuk selanjutnya pengedar tidak memberikannya secara percuma, tetapi harus membeli
2.      Mengedarkan di tempat yang ramai
Mengedarkan narkoba di tempat keramaiaan adalah salah satu trik pengedar supaya tidak ketahuan mengedarkan narkoba
3.      Memberikan nomor yang dapat dihubungi
Pengedar memberikan nomor telepon yang dapat di hubungi dengan maksud pemakai yang membutuhkan narkoba dapat menghubungi ke nomor tersebut
Ada berbagai cara dalam menkonsumsi narkoba, diantaranya adalah :
1.      Jarum Suntik
Penggunaan jarum suntik biasanya dipakai secara bergantian, dan dalam penggunaanya jarum suntik ini adalah penyumbang terbesar tertularnya HIV/AIDS . Sementara itu, kita juga tidak mengetahui apakah jarum tersebut tidak terkontraminasi dengan HIV/AIDS ?   Tentu saja ada 2 kemungkinan yaitu terjangkit dan tidak terjangkit . Itu adalah gambaran pengguna narkoba yang menggunakan jarum suntik secara bergantian .
Berbeda lagi dengan pengguna narkoba yang menggunakan jarum suntik hanya untuk dirinya sendiri. Pengguna akan menggunakan 1-2 jarum yang di simpan dalam dompet. Yang dimaksudkan adalah jarum tersebut bukan digunakan untuk secara bergantian. Tetapi hanya untuk dirinya sendiri.
2.      Ditelan
Cara dihisap ini adalah jenis narkoba yang berupa pil yang cara penggunaannya adalah dengan menelannya secara langsung

3.      Dihirup/di sedot melalui hidung
Narkoba dengan cara dihirup adalah narkoba jenis ganja berupa serbuk. Jenis ini cara menghirupnya, serbuk tersebut di letakan pada tangan, setelah itu barulah di hirup.

4.      Di luka
Cara mengkonsumsi narkoba ini dengan cara menyayat bagian tubuhnya, dan bagian sayatannya di taburi serbuk narkoba

Jenis narkoba yang sering di gunakan oleh remaja adalah GANJA.  Karena narkoba jenis ini adalag narkoba yang harganya terjangkau bagi kalangan remaja . Ketika pengguna mengkonsumsi narkoba maka pengguna akan merasakan :
1.      Lupa akan semua masalah
Pemakai akan merasa terelepas dari semua beban yang difikirkan
2.      Merasa senang
Perasaan pemakai narkoba, bawaanya selalu senang
3.      Emosional

Jika pengguna narkoba tidak mendapatkan narkoba maka akan mengalami sakau, dalam hal ini pengguna akan merasakan sakau dengan waktu yang lama. Ketika sakau  pengguna akan merasakan sakit yang amat sangat sakit seperti di cabik-cabik. Sakau adalah efek narkoba yang paling menyakitkan .
Untuk berhenti dari ketergantungan narkoba dibutuhkannya niat dari diri sendiri. Selain itu juga harus disertai dengan pola hidup yang sehat . seperti :
a.       Olah raga
b.      Makan-makanan yang bervitamin
c.       Istirahat yang cukup

DAMPAK TERHADAP SEKOLAH
1.       Di jauhi teman – temanya
Kalangan remaja mempunyai statement bahwa teman yang telah terjerumus kedalam narkoba, tidaklah baik untuk di jadikan seorang teman
2.      Dikeluarkan dari sekolah
Peraturan sekolah yang dibuat tidaklah dapat di ganggu gugat, maka siswa yang ketahuan membawa narkoba atau memakai narkoba menurut peraturan yang ada langsung di pulangkan kepada oarng tuanya
3.      Merusak nama baik sekolah
Siswa – siswi yang tertangkap mengedarkan maupun mengkonsumsi naroba baik di luar maupun di dalam lingkungan sekolah  akan mencemarkan nama baik sekolah tersebut, karna di anggap sekolah tersebut adalah sekolah yangtidak dapat mendidik anak miridnya dengan baik.
Proses pemberhentian mengkonsumsi narkoba ini tidak dapat 100% langsung sembuh, tetapi bertahap . efek sakau dari narkoba ini adalah efek narkoba yang paling susah dihilangkan. Karena terkadang pengguna yang telah berhentipun terkadang masih sering merasa sakau.
Hasil Penelitian
Akar permasalahan :
1.      Lingkungan sekitar
2.      Keluarga
3.      Keingin tahuan yang tinggi
Solusi :
a.       Mengerti akan bahanya narkoba
b.      Adanya niat
c.       Dukungan/support
Solusi terefektif :
Ø  Adanya niat
      Kesimpulan penelitian :
Berawal dari niat untuk berhenti adalah cara terefektif, karena tanpa adanya niat maka pengguna akan sulit untuk terlepas dari itu semua.  Niat juga kunci akan tepat  supaya terbebas dari narkoba. percuma saja kita memberikan masukan – masukan supaya penguna berhenti tanpa diirngi dengan niat. Selain itu jika kita telah memiliki niat maka dari lingkungan sekitar akan secara otomatis memberikan  dukungannya supaya pelaku dapat terbebas dari narkoba.



A.    SEKS BEBAS
Ruang lingkup remaja kini semakin luas, terlebih lagi pergaulan zaman sekarang dapat dikatakan  tidaklah baik. Yang ada sekarang adalah pergaulan yang dapat membawa kita sebagai remaja kedalam lingkungan yang tidak baik. Bahkan dapat membuat kita terjerumus kedalam hal-hal yang negative. Perngertian seks bebas adalah hubungan seksual yang dilakukan diluar ikatan pernikahan. Dalam hal ini kaum remaja sebagai penyumbang presentase terbesar di dalam terjerumusnya seks bebas . Seks bebas sangat tidak layak dilakukan mengingat resiko yang sangat besar. Pada remaja biasanya akan mengalami kehamilan diluar nikah yang memicu terjadinya aborsi. Dan aborsi juga dapat mengakibatkan kemandulan bahkan kematian. Di Indonesia tercatat  sekirar 2,5 juta wanita melakukan aborsi. Selain itu tentu saja para pelaku seks bebas sangat beresiko terinfeksi virus HIV yang menyebabkan AIDS, ataupun penyakit menular seksual lainnya. Dan kini kemajuan teknologi di sertai dengan ilmu globalisasi telah menyenbabkan dampak negative bagi kehidupan. Ilmu pengetahuan dan teknologi itu sendiri sebenarnya bebas nilai. Adapun yang membuatnya menjaadi berkibat buruk yaitu manusia itu sendiri, seperti media elektronik dan media cetak . keduanya ini dapat bernilai baik jika di gubnakan untuk maksud- maksud yang baik pula, contohnya untuk membuat bahan-bahan bersifat moral dan etika.
Kenakalan remaja yang timbul  karena kita berada dalam ruang lingkup yang salah. Dan kita sebagai pelajar seharunya mempunyai daftar criteria teman yang dapat kita jadikan teman . di zaman seperti ini teman merupakan pengaruh terbesar dalam pergaulan bebas   diri kita sendiri yang menghasilkan dampak – dampak negative pada pola kehidupan diri kita  Dan  Misalnya saja sering bolos sekolah, memakai narkoba dan yang paling fatal adalah SEKS BEBAS. Kata seks bebas tidaklah lazim lagi yang menjadikan kita seperti itu adalah teman kita sendiri . maka kita sebagai remaja yang baik, haruslah dapat memilah-milah antara yang baik dengan yang tidak . selain itu terjadinya SEKS BEBAS di pengaruhi oleh factor keluarga dan perekonomian. Factor perekonomian adalah factor yang paling besar dalam menyumbangkan pelaku seks bebas . 
Factor – factor seoarang remaja terjerumus ke dalam seks bebas :
Dalam hal ini mereka memiliki persepsi yang salah akan mencari uang . mereka hanya berfikir tentang bagaimana caranya mendapatkan uang .  Sementara itu mereka kurang memperhatikan dampak-dampak dari seks bebas itu sendiri. seks bebas ini terjadi karna adanya masalah-masalah yang timbul secara intern maupun ekstern pelaku seks bebas ini bukan hanya saja pada golongan masyarakat bawah tetapi golongan atas saja . bagi golongan atas mereka melakukan seks bebas hanya untuk kepuasan batin saja . hal ini bertimbang kebalik dengan masyarakat golongan bawah . Jika menjadi salah satu dari renaja yang terlibat dalam remaja yang melakukan seks bebas itu adalah sebuah peenyataan yang tidak seharusnya . memiliki dampak kepada psykologis diri pelaku.
Seks bebas sangat berdampak buruk bagi para remaja, dampak dari seks bebas :
a.       Hamil di luar nikah
Salah satu dampak yang di akibatkan dari seks bebas yang dikarenakan melakukan hubungan di luar nikah
b.      Di kucilkan
Masyarakat menilai bahwa seseorang yang terjerumus kedalam seks bebas adalah seseorang yang patut di jauhi, di hina, dan tidak pantas berada dalam ruang lingkup masyarakat yang baik
c.       Aborsi,
Tindakan yang dilakukan seorang wanita untuk membunih atau menggugurkan kandungannya, yang di anggap sebagai aib
d.      Dapat mencorengkan nama baik orang tua,
Anak adalah tanggung jawab dari irang tua, sehingga semua tingkah yang dengan anak tersebut juga berpengaruh kepada nama baik keluarga

e.       Diri sendiri,
Dampak bagi diri sendiri lebih mengarah kepada psykologis anak tersebut, sehingga adanya perusakan masa depan mereka
Selain itu perubahan sikap perilaku dan mental sangat mempengaruhi seseorang jika telah mengetahui gaya hidup bebas yaitu
a.,mulanya rajin beribadah menjadi malas beribadah
b. rajin sekolah mejadi sering membolos
c. seringanya keluar malam hingga akhir petang

Padahal seks bebas bukanlah segalanya, dimana mereka hanya mendapat kenikmatan semata atau kesenangan semata , sedang mereka tidak memikirkan akibat yang harus mereka tanggung seumur hidup.
Orang yang terjerumus kedalam seks bebas akan mempunyai potensi yang sangat besar dalam terjangkitnya penyakit-penyakait yang bahkan berdampak pada kematian . contohnya para pelaku seks bebas sangat beresiko terinfeksi virus HIV yang menyebabkan AIDS.
Hasil Penelitian
Akar permasalahan :
-          Keluarga 
-          Lingkungan
-          Ekonomi
Solusi :
-          Berikan nasihat
-          Support
-          Pengertian akan bahayanya serta dampak seks bebas
-          Berikan perhatian
-          Niat terbebas dari jerat seks bebas
-           
Solusi terefektif :
Ø  Niat terbebas dari jerak seks bebas
Kesimpulan  :
Niat untuk terbebas dari jerak dunia seks bebas adalah satu langkah yang baik untuk memulai masa depan yang lebih baik . karna dengan adanya niat maka jalan untuk terbebas dari seks bebas sangatlah terbuka lebar. Dan lebih berfikiran positif serta mengingat kembali akan bahaya dan dampak dari seks bebas .

KETERKAITAN ANTARA NARKOBA DAN SEKS BEBAS
Narkoba dan seks bebas adalah dampak yang dihasilkan dari pergaulan bebas . dan dalam pergaulan bebas ini narkoba dan seks bebas memiliki peluang yang cukup besar untuk terkena HIV/AIDS yang berujung pada kematianm. Perbedaannya adalah pada narkoba penuraran HIV/AIDS melalaui penggunaan jarum sentik secara bergantian . sedangkan pada seks bebas penularan HIV/AIDS melalui hubungan seks bebas.
Penularan HIV/AIDS :
-          Transfusi Darah
Pendonor yang terkena HIV/AIDS memberikan /mendonorkan darahnya kepada seseorang yang tidak terkena HIV/AIDS membutuhkan darah .
-          Jarum suntik
Penggunaan jarum suntik secara bergantian memiliki peluang seseorang terkena HIV/AIDS
-          Dari ibu HIV-positif ke bayinya
Ketiak menyusui sendiri dan melahirkan

HIV tidak menular melalui :
a.       Bersalaman,
b.      Batuk,bersin
c.       Gigtan nyamuk
d.      Bekerja, sekolah

Tidak menular kepada anak dan suaminya tidak terkena  :
dalam suatu keluarga si ibu terkena HIV, dan si ibu meminum obatnya secara teratur. Obat yang di minum olah si ibu memiliki fungsi sebagai penon-aktifan virus-virus yang berkaitan dengan HIV. Selama ibu tertur  mengkonsumsi obatnya secara teratur anak dan suami aman dari HIV, tetapi jika si ibu telat meminum obatnya, maka viru-virus tersebut akan kembali bereaksi terhadap tubuh si ibu .
KESIMPULAN
Pengguna narkoba dan pelaku seks bebas tidak memikirkan sejak awal dampak – dampak negative yang dihasilkan karena gaya hidup bebas tersebut . padahal menurut servei yang telah di lakukan, remaja mengetahui akan dampak serta bahaya – bahayanya . dan yang palaing penting dapat menghancurkan masa depan kita sendiri .


CARA PENANGANAN BAGI ORANG  - ORANG  YANG  SUDAH  MASUK  DALAM KEHIDUPAN  BEBAS
            Seseorang yang ada dalam ruang lingkup seperti itu, biasanya tak pernah berfikir logis dalam penyelesaian masalah mereka. Mungkin karena mereka berfikir bahwa masalah yang sedang mereka hadapi sangat sulit untuk di selesaikan sendiri. Sehingga banyak orang yang putus asa dan bahkan akibat fatal yang akan terjadi adalah kematian. Tanpa mereka sadari, usia mereka sebenarnya sangat di sayangkan sekali untuk masuk dalam ruang lingkup yang seperti itu, karena generasi bangsa kita yaitu pada kalangan remaja, semakin banyak remaja yang melakukan hal itu, itu sama artinya generasi penerus bangsa terkurangi sedikit demi sedikit. Sebagai contoh yaitu, seseorang yang frustasi biasanya menjadikan rokok, obat – obatan terlarang, tempat hiburan malam, bahkan seks bebas sebagai tempat  pelarian dari masalah mereka. Hal yang demikian akan berdampak pada kehidupan individu tersebut , mulai bari beban psikologis, kehidupan sosial, dan dampak kesehatan. Misalnya, seorang pemakai narkoba yang memiliki niat untuk berhenti tetapi tidak bisa karena sudah kecanduan itu akan menjadi sangat sulit jika dia tidak bisa mengontrol dirinya, jika dia tidak bisa mengontrol dirinya akan berakibat pada kematian atau sering di sebut over dosis. Sedangkan orang yang melakukan seks bebas, kemudian terjadi kehamilan atau bahkan terjangkit  HIV – AIDS, mereka bahkan keluarga dan kerabat mereka akan merasa malu atas apa yang mereka lakukan sebelumnya, beberapa orang yang frustasi akan berfikir pendek untuk mengakhiri hidupnya . untuk itu ada beberapa penanganan yang mungkin bisa di lakukan oleh orang – orang yang terjerumus dalam pergaulan bebas, yaitu :
1.      Memberikan motivasi dan meyakinkan mereka bahwa mereka pasti bisa menyelesaikan  masalah yang mereka hadapi.
2.      Menempatkan pada tempat rehabilitasi
3.      Mengajak mereka agar lebih mendekatkan diri pada agama serta tuhannya
4.      Khusus bagi para pemakai narkoba, dibantu secara bertahap dengan mengurangi dosis yang lebih sedikit dari biasanya.
Dari yang bermula narkoba dan semakin terjerumus kedalam seks bebas maka dapat dikaitkan kembali kepada program Keluarga berencana, karena dari awalnya seks bebas banyak wanita yang hamil di luar nikah yang mengakibatkan tingkat kelairan lebig tinggi dari pada kematian .

PENJELASAN KELUARGA BERENCANA

Pengartian dari keluarga berencana adalah suatu usaha untuk merencanakan jumlah dan jarak kehamilan dengan menggunakan alat kontrasepsi
Tujuan program KB
Tujuan umumnya, membentuk keluarga kecil dengan cara pengaturan kelahiran anak, agar di memperoleh sebuah keluarga yang sejahtera dan bahagia yang dapat memnuhi kebutuhan hidupnya..
tujuan KB meliputi :
1.      Keluarga dengan jumlah anak yang ideal
2.      Keluarga sehat
3.      Keluarga berpedidikan
4.      Keluarga sejahtera

Dampak program KB
Penurunan angka kematian untuk ibu dan anak, dalam hal ini dengan terlaksanakannya program KB  maka akan adanya penjarangan kelahiran bagi anak .

       ANALISIS MASALAH

Sebagian besar kaum remaja telah mengerti akan pengertian, dampak, serta kemuningkinan terburuk dari gaya hidup bebas. Tetapi semua itu tidak diseimbangi dengan perbuatan-perbuatan yang semestinya. Kenyataan yang ada kaum remaja terseret kedalam arus gaya hidup yang bebas. Sifat ini dapat di katakan mereka menjemput kematiannya sendiri . karna perbuatan mereka mengarah kepada damapak-dampak negative. Seperti dampak negative dari narkoba, yaitu membuat pengguna menjadi kecanduan dan sulitnya terbebas dari narkoba. Terlebih lagi efek yang di hasilkan oleh narkoba adalah sakau yang di mana pecandu merasakan tercabik-cabik karna tidak mendapatkan obat – obatan. Dari masalah seks bebas yang dapat berakibat kepada hamil diluar nikah, yang akan menyebabkan lonjakan angka kelahiran bayi lebih tinggi dari pada angka kematian. Dan solusi bagaimana cara penekanan angka kelahiran bayi ini adalah dengan mengikuti program pemerintah yaitu KB.  Program ini ditujukan kepada semua lapisan masyarakat.

DATA PENUNJANG
Target penelitian adalah remaja, penelitian dilakukan dengan car a pengisian angket .
Angket yang di gunakan sebagai bahan acuan penelitian :
ANGKET  GAYA HIDUP BEBAS
1.      Menurut anda apa dampak dari gaya hidup bebas?
a)      merugikan diri sendiri.
b)      mendapatkan kesenangan sesaat
c)      keinginan tahu yang sangat tinggi

2.      kemungkian terburuk apakah yang di dapatkan dari gaya hidup bebas ?
a.       tertularnya penyakit
b.      kematian
c.       kemerosotan perekonomian

3.      pengalaman apa yang pernah anda lakukan yang menurut anda mengarah dalam gaya hidup bebas?
a.       Merokok
b.      Minum – minuman keras dan memakai narkoba
c.       Ke tempat hiburan malam

4.      Alas an apa yang membuat anda masuk dalam gaya hidup bebas?
a.       Iseng – iseng karena ingin tahu
b.       Terbawa oleh faktor lingkungan dan pergaulan
c.       Pelarian dari masalah

5.      Apa yang anda rasakan saat anda ada dalam ruang lingkup kehidupan yang bebas?
a.       Merasa bebas karena tidak ada yang mengekang
b.      Ada rasa takut akan terjerumus lebih dalam lagi
c.       Biasa – biasa saja karena sudah terbiasa
PENJELASAN
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, menyatakan bahwa hampir 70% atau 21 remaja    mengetahui akan pengertian, dampak, serta bahanya terjerumus kedalam gaya hidup bebas . tetapi mereka tetap melakukan gaya hidup bebas tersebut karena mareka menganggap bahwa gaya hidup bebas membuat mereka jadi lebih bebas mengeksplorasikan keinginan mereka .



BY : MIA YUSMIANA
        HERINTINA GARCIA
        RIRIS



SMA NEGERI 2 KRAKATAU STEEL CILEGON




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar